Balada Freelancer di Bidang Kreatif

Selama ini mungkin anggapan orang tentang freelance itu menyenangkan. Nggak terikat perusahaan, nggak kena omel bos, terlihat santai, sungguh menjadi kenikmatan yang hakiki. Tapi mau bekerja seperti apa pun dan di mana pun masalah tetap saja akan ada tak terkecuali bekerja sebagai freelancer. Berikut masalah yang sering dirasakan dan dialami oleh freelancer di bidang kreatif.

Inspirasi yang Mandek

Freelancer di bidang kreatif dituntut untuk terus menghasilkan sesuatu yang berbeda di setiap proyek yang mereka kerjakan. Masalah yang sering mereka hadapi adalah insipirasi yang sering mandek. Hal itu terkadang membuat freelancer sedikit frustasi. Jika sudah seperti ini, lakukan beberapa kegiatan yang bisa mendatangkan inspirasi, seperti mencari refrensi dari luar.

Kualitas

Kualitas menjadi hal yang penting dalam tiap proyek yang dikerjakan freelance karena untuk itulah klien ingin bekerjasama dengan kamu. Terkadang freelance kesulitan menjaga kualitas dari hasil karyanya, bisa jadi itu karena mengambil terlalu banyak proyek dalam satu waktu bersamaan. Untuk itu berikan batasan berapa proyek yang kamu ambil, ini juga akan mempengaruhi portofoliomu.

Plagiarisme

Dunia creative freelancer sangat rawan dengan plagiarisme yang menjadi momok tersendiri. Praktik penjiplakan ini biasanya dimulai dari tulisan, gambar, video, dan karya lainnya yang mudah diambil melalui internet. Sebetulnya, mengakali dan mencegah hal ini bisa dilakukan dengan memberikan tanda pada setiap hasil karya kita atau juga mendaftarnya agar tercatat.

Tidak Tahu Kapan Harus Berhenti

Banyak freelancer tidak mempunyai batas yang jelas antara waktu bekerja dan waktu personal. Kadang tidak mengetahui kapan sebaiknya mengambil jeda dalam bekerja. Ini juga karena pendapatan freelancer sangat bergantung kepada jumlah proyek yang mereka kerjakan. Terkadang, mereka bisa menengerjakan dua sampai tiga proyek dalam satu bulan dan membuat freelancer menjadi kerajinan bekerja dan begitu sulit untuk berhenti padahal mereka butuh berhenti sejenak untuk me-recharge tubuh dan pikiran agar lebih segar.

Menangani Semuanya Sendiri

Jadi seorang freelancer kreatif pada bidang tertentu mungkin menjadi identitas kamu. Padahal kenyataannya kamu menangani lebih dari itu, kamu menangani semuanya sendiri, dari mengatur administrasi, pemasaran, sampai keuangan. Banyak hal yang dikerjakan sendiri ini terkadang membuat freelance tidak dapat memaksimalkan hal hal tersebut.

Pembayaran Gaji

Banyak freelancer kreatif begitu sulit meminta gaji mereka setelah menyelesaikan proyek. Selalu ada hal yang membuat klien menunda memberikan pembayaran mereka. Untuk masalah itu, lakukan kontak terus dengan klien sampai kamu mendapatkan bayaranmu.

Regulasi

Jika menjadi pekerja di sebuah perusahaan kita dilindungi oleh perundang-undangan yang dengan jelas mengatur hak hak dan jaminan, sayangnya belum ada regulasi perundangan yang mengakomodir hak freelancer. Seperti salah satunya tunjangan hari raya (THR), untuk mendapatkan THR atau kewajiban klien untuk memberikan THR tidak ada dasar regulasinya. Oleh itu, membuat kontrak menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan “hitam di atas putih”.

Tidak Memiliki Strategi

Kebanyakan freelancer ketika mereka memulai menjajaki karier menjadi freelance mereka tak memiliki strategi di balik apa yang dicapai. Menjadi freelancer juga harus mengetahui apa yang hendak mereka capai. Freelance harus bisa “memasarkan” dirinya tapi justru hal ini yang dikesampingkan oleh freelance. Menyusun strategi menjadi freelance akan memudahkan karirmu karena perlu diingat, freelance itu independen.

Menjaga Hubungan dengan Klien

Freelance selalu bekerja dengan orang orang baru ini menjadi tantangan tersendiri untuk freelance. Kadang menjaga dan membangun hubungan ini menjadi masalah yang sering dihadapi dan diabaikan. Keandalan dalam mengelola hubungan menjadi hal yang perlu ditingkatkan karena keberlangsungan karir sangat bergantung dari bagaimana hubungan freelance dengan klien dapat berjalan baik.

Permasalahan-permasalahan seperti itu lah yang mungkin akan kamu alami atau mungkin pernah kamu alami sebagai freelance bidang kreatif. Menjadi freelancer bukan berarti pekerjaanmu akan terbebas dari masalah. Tidak. Seperti kata orang bijak, setiap badai pasti berlalu, begitu juga masalahmu sebagai freelancer tinggal bagaimana kamu untuk tetap tenang dalam mengatasi setiap permasalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *