Clean and Bright Look Portrait from Tri Putra Yanda

Portrait photography menjadi pilihan Moselo Expert, Tri Putra Yanda, untuk lebih ia tekuni. Ia menyukai clean dansimple lookuntuk portrait yang diambilnya.

Apa yang membuatmu tertarik dengan fotografi?

Awalnya saya tertarik dengan fotografi karena penasaran dengan banyak orang yang saat itu membeli kamera. Awalnya, hanya mencoba. Namun ternyata, dunia fotografi tidak hanya soal kamera, banyak hal di dalamnya. Fotografi untuk saya seperti petualangan, tidak pernah berhenti di satu tempat. Selalu ada saja hal yang baru dengan tantangan baru, itulah yang membuat saya tertarik dengan fotografi.

Mengapa memilih portrait photography?

Portrait sangat menarik untuk saya karena kita perlu berkomunikasi dengan subjek yang akan kita foto. Terkadang sangat menyenangkan untuk bisa berkomunikasi dengan orang baru. Portrait tidak pernah membosankan karena hal utama untuk mendapatkan foto yang baik harus selalu dimulai dengan komunikasi yang baik dengan subjek foto. Mereka bisa lebih nyaman untuk difoto, dan terkadang mereka memberikan ide yang tak terduga kepada kita.

Bagaimana kamu membuat konsep untuk portrait? Dari mana inspirasinya?

Konsep dan ide untuk portrait datang dari mana saja, seperti saat saya membaca buku, menonton film, dan mendengarkan musik. Hal yang selalu saya lakukan adalah melihat referensi terlebih dahulu dan membuat mood board sederhana, memudahkan saya dalam mendapatkan konsep. Hampir setiap hari saya selalu browsing foto yang menarik dari karya fotografer favorit saya. Hal yang selalu saya utamakan adalah minimalis karena saya adalah orang yang simpel, jadi semuanya harus dilakukan dengan sederhana.

Saya memiliki beberapa hobi, saya sangat suka dengan film dan selalu menonton film setiap hari. Saya juga suka mendengarkan musik indie, bermain game, membaca buku dan komik. Hobi-hobi saya merupakan salah satu sumber inspirasi dalam dunia fotografi yang saya tekuni sekarang. Akhir-akhir ini saya juga mulai tertarik untuk membuat video, jadi semoga ke depannya saya bisa menjadi videografer yang baik juga.

Bagaimana kamu berinteraksi dengan model saat photoshoot untuk fashion dan klien saat photoshoot personal?

Saya selalu berkomunikasi dengan model, memulai pembicaraan di luar dunia fotografi ataupun fashion. Mengenal pribadi orang terlebih dahulu membantu mereka untuk lebih nyaman terhadap saya, membuat mereka lebih nyaman untuk berpose dan lebih mudah diarahkan. Untuk klien, saya biasanya selalu menyesuaikan terlebih dahulu bagaimana konsep mereka dan menyesuaikan dengan gaya fotografi saya. Kerjasama merupakan keutamaan dalam fashion photography, sehingga selalu berkomunikasi dengan orang sekitar membantu untuk mendapatkan hasil yang baik.

Apa yang ingin disampaikan melalui karyamu?

Karya saya sederhana tetapi menarik untuk dilihat. Saya ingin menyampaikan bahwa tidak perlu hal yang rumit untuk membuat karya yang baik, terkadang berpikir sederhana dan melakukan hal yang sederhana lebih baik dan lebih cepat.

Apa tantangan terbesar menjadi seorang fotografer?

Banyak tantangan dalam dunia fotografi tapi menurut saya, hal terbesar menjadi seorang fotografer adalah harus selalu rendah hati untuk menerima hal baru dan menerima kritikan. Berikutnya, menghasilkan karya yang konsisten. Ini merupakan hal yang paling sulit karena terkadang ada situasi kita tidak bisa bekerja maksimal dan kita harus berlapang dada menerimanya dan belajar dari situasi tersebut.

Ingin portrait seperti dalam portofolio di atas? Find Tri Putra Yanda’s profile account and chat him by tap this picture below!

*Artikel ini dimuat di journal.moselo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *