Enhancing Your Beauty with Make Up from Velovelicea

Velovelicea mulai menjajaki karir sebagai makeup artist pada 2015. Debutnya di dunia beauty, memiliki jalan berbeda dengan latar belakangnya dalam dunia hospitality.

Passionnya pada make up membuktikan bahwa ia bisa sukses dalam bidang ini. Ia banyak mengerjakan makeup untuk kebutuhan advertising, dunia fashion, dan sudah sering berkolaborasi dengan banyak media lifestyle dan fotografer ternama.

Dan puncak karirnya, saat awal tahun lalu ia terpilih sebagai pemenang kompetisi makeup dan terbang ke London untuk berpartisipasi di London Fashion Week.

Apa yang membuatmu tertarik dengan dunia makeup?

Because I love art.Make upbuat saya seperti menggambar dan bebas berekspresi dengan apa yang ada di pikiran saya. Hanya saja, ini melakukannya di wajah.

Bagaimana ceritanya sehingga bisa terjun di dunia makeup dan berkarir sebagai makeup artist seperti sekarang?

Di luar dugaan. Latar belakang saya adalah hospitality atau berkarir di dunia jasa bagian hotel. Saya kuliah di hospitality dan bekerja di perhotelan 3 tahun. Yang buat saya seperti ini adalah ex-manager saya di hotel. Dia yang mengenal potensi saya. Awalnya saya tidak percaya diri. Tapi saya akui saya suka dengan bermain makeup. Saya suka menggambar alis teman-teman saya.

Lalu Ayah saya memberikan izin untuk saya belajar make up. Saya hanya belajar 1 bulan, sisanya saya belajar di dunia industri make up.

Makeup by Velo Velicea / Photograph by Lenny Han

Apa saja kesulitan yang dihadapi saat memutuskan untuk terjun dengan serius di dunia makeup untuk photoshoot yang berhubungan langsung dengan fashion dan photography?

Awalnya saya tidak menyukai dunia fashion dan fotografi. Karena target saya make up weddingsaja. Tapi saya rasa, Tuhan mau saya mengasah diri saya di dunia seperti ini. Saya banyak belajar disini. Dari konsep, tone warna, lighting, dll. Hal-hal tersebut harus dipelajari karena akan memberi pengaruh untuk nilai jual produk yang dikerjakan.

Ada gaya makeup khusus yang menjadi favoritmu?

Gaya make up saya flawless make up atau no make up-make up look. Saya suka wanita itu cantik apa adanya. Bukan menutupi wajah sesungguhnya. Terinspirasi dari cara pandang para pria tentang makna kecantikan wanita sesungguhnya. Saya mempelajari sudut pandang para pria sekitar 3,5 tahun. Menurut saya, Pria lebih jujur mengakui sesuatu ketimbang wanita.

Menurutmu, skill apa saja yang harus dimiliki seorang makeup artist selain teknik dalam makeup itu sendiri?

Menurut saya, yang harus dimiliki seorang make up artistadalah kualitas service. Kualitas serviceharus diutamakan, bukan hanya kuantitas. Kualitas servicemencakup banyak hal. Bukan hanya sekadar produk apa yang kita pakai saja, tapi attitudejauh lebih penting. Mencakup nama baik seseorang atau brand.

Makeup by Velo Velicea / Photograph by Ila Schaffer

Boleh minta saran tentang bagaimana bekerja sama dengan pihak-pihak terkait (klien/fotografer/fashion designer) agar eksekusi berjalan lancar dan hasilnya memuaskan?

Banyak berdiskusi dan jangan pernah berhenti bertanya. Buat saya, memperbanyak pengetahuan dengan bertanya itu adalah salah satu cara menjalin relasi baik dengan teman-teman dalam tim. And keep humble.

Boleh disebutkan apa saja pencapaian-pencapaian besar hingga saat ini yang membuatmu semakin termotivasi menekuni profesi ini?

Make upuntuk advertising di tahun pertama terjun di dunia make up, saat itu saya sudah bisa make up untuk ditampilkan di billboard.

Februari 2018, saya menjadi The Winner of Lakme Goes to London. Dan saya mengerjakan make upuntuk SOE Jakarta di Scout London Fashion Week.

Aktivitas apa saja yang senang atau biasa kamu lakukan selain bekerja sebagai makeup artist?

Nonton drama korea, Hahaha.I lovedrama korea. Saya tahu beberapa orang akan anggap saya aneh. Tapi saya bisa habiskan waktu berjam-jam di kamar cuma buat nonton drama. Hiburan yang menyenangkan

And…drink coffee and chill. Coffee is my blood.

Makeup by Velo Velicea / Photograph by Lenny Han

Apa tanggapanmu tentang orang-orang yang menganggap bahwa bekerja di industri kreatif itu tidak menjanjikan?

Awalnya saya berpikir itu, terutama Ayah saya. Beliau menganggap hal tersebut hanya sebagai sampingan saja. Tapi balik lagi ke diri kita, Bagaimana kita memandang pekerjaan kita.

Kalau boleh saya jujur, awal saya berkarir, saya tidak pernah memikirkan keuntungan besar yang akan saya raih. Banyak orang mengatakan bahwa pekerjaan make up uangnya banyak, cepat kaya.For me? Tidak semudah itu. Banyak harga yang harus saya bayar buat jadi seperti ini. Berpikir untuk tidak uang saja.Make up itu harus dari hati dan keikhlasan kita. Seberapa kita mencintai seni. Seiringnya waktu, uang yang berbicara. Ibarat kata, uang yang kejar kita, bukan kita yang kejar uang.

Pesan dari saya, cintai pekerjaan. Berpacaranlah dengan dia, dan lakukan segala sesuatu secara totalitas or we call it “Do Extraordinary Miles”.

*Artikel dimuat di journal.moselo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *