It’s not whether you get knocked down. It’s whether you get up. – Vince Lombardi

It’s not whether you get knocked down. It’s whether you get up. – Vince Lombardi, football coach

Vince Lombardi dan Kehidupannya

 

Lombardi berselebrasi dalam kemenangan tim di Super Bowl

Vince Lombardi lahir dengan nama lengkap Vincent Thomas Lombardi lahir pada 11 Juni 1913. Ia adalah seorang pelatih football profesional Amerika yang menjadi simbol nasional dengan tekad yang kuat untuk menang.Dalam sembilan musim (1959–67) melatih Green Bay Packers ia memimpin tim itu  kelima kejuaraan National Football League (NFL) dan dalam dua musim ia juga dapat menghantarkan klub tersebut memenangi Super Bowl.

Ia bukan hanya seorang yang cerdas dalam menyusun taktik di lapangan tapi juga dalam kelas, ia menamatkan pendidikannya di Fordham University dalam bidang bisnis, setelah itu ia melanjutkan menimba ilmu hukum. Saat di Fordham University ini lah ia memulai karir football semi profesional nya dan teratrik untuk menggeluti kepelatihan dengan melatih sekolah menengah atas  St. Cecelia pada tahun 1939 lalu berlanjut menjadi asisten pelatih dan memulai karir kepelatihan profesionalnya dengan menjadi pelatih Packers pada Februari 1959 dan menjadikan tim ini tim yang kuat lalu dia mendapatkan Hall of Fame NFL football Amerika.

Lombardi dan Metafora Football

Lomardi begitu sukses menapaki karir kepelatihannya, ia pun menjadi pelatih yang disegani di Amerika. Namun bukan hanya kemampuannya menukangi tim yang membuat banyak hati tertarik. Tetapi juga bagaimana filosofinya tentang football dan kehidupannya secara umum yang membuat ia mampu menyentuh hati publik Amerika.

Pada tahun 1960, tidak ada pelatih football yang paling dihormati seperti Lombardi, yang mampu memimpin Packer lima kali juara. Ia berfokus pada football sebagai metafora kehidupan: pentingnya karakter, disiplin, pengorbanan dan ketangguhan mental. Dia jarang membicarakan kontroversi politik tertentu, atau bahkan kebijakan luar negeri. Namun ketika negara Amerika semakin bergejolak oleh konflik atas ras, perang, dan kerusuhan kampus, Lombardi menjadi peduli tentang arah negara. Dia menjadi khawatir dengan maraknya pemberontakan yang tumbuh di kalangan pemuda Amerika.

Menanggapi hal yang ia lihat sebagai masalah yang ada dimasyarakat, Lombardi membuat sebuah pidato, sebuah pidato yang membicarakan  rasa frustasinya dengan apa yang sedang terjadi di Amerika. Pidato itu ia sampaikan pada 8 Februari 1967, di New York City di American Management Association. Dalam pidatonya ia mengatakan “Semua telah dilakukan untuk memperkuat hak-hak individu dan pada saat yang sama melemahkan hak-hak gereja, melemahkan hak-hak negara, dan melemahkan hak semua otoritas. Kami memiliki terlalu banyak kebebasan.”

Get Back Up

It’s not whether you get knocked down. It’s whether you get up.

Siapapun kita, apapun kita, pasti kita jatuh. Kesuksesan bukan lah sesuatu yang mudah, kenyataanya memang tidak, itulah menjadi penghargaan besar untuk orang yang berhasil mencapai itu.

Kunci kesuksesan adalah kemampuan bangkit, bangkit sekali lagi dalam situasi jatuh. Jika kita tetap membuat pandangan kedepan, fokus dengan apa yang hendak kita tuju, jika kita tetapkan hati untuk terus berkembang dan melihat apa yang kita perlukan untuk itu.

Sayangnya beberapa orang tak mampu bertahan menghadapi kejatuhan dan memilih untuk selesai ketimbang mencobanya sekali lagi- terlalu banyak kenangan menyakitkan! Jika kita menyadari bahwa kegagalan setidaknya membuktikan pada kita bahwa kita mencoba melakukan sesuatu, mencoba menggapai sesuatu. Jika saja kita, kitamampu sadar bahwa kesalahan terbesar saat gagal adalah tak berani melakukannya sekali lagi.

Jika kita bisa melepaskan segala rasa sakit karena gagalnya kita, dan dengan berani melakukannya untuk sekali lagi bukan menjadi hal yang tak mungkin itu akan menghantarkan kita untuk naik ada kesuksesan yang menunggu.

Kita memang terkadang merasa frustasi dan kadang dikuasai oleh amarah, coba kita ingat lagi titik awal di mana kita memulai untuk sampai pada saat kita merasa di jatuhkan, mungkin kita akan tertawa dan memulalinya lagi. Tantangan jatuh bukan hanya masalah kita, tapi semua orang pernah berada pada titik tersebut. Itu adalah bagian kita masing-masing! Itu hanya satu tantangan lain, dari tantangan sesungguhnya untuk bangkit dan memulainya lagi.

Yakinkan dirimu bahwa kamu adalah orang yang tangguh untuk setiap tantangabn. Kamu adalah yang terbaik, dan hari-harimu akan penuh dengan dorongan. Kamu bisa melakukannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *