Maulida Agasty Mencipta Peran dari Melukis Rupa

Maulida Agasty memulai dunianya dalam makeup untuk kebutuhannya sebagai seorang penari tradisional. Tuntutan ini berbuah ketertarikan pada makeup teatrikal, face paintingdan body painting jadi keahlian yang ditekuninya. Dua jenis makeup ini sering dipakai untuk kebutuhan penampilan di panggung hingga untuk pemotretan.

Apa yang membuatmu pertama kali tertarik dengan dunia makeup?

Pertama kali tertarik dengan makeup karena awalnya memang sebuah tuntutan untuk performance. Dulu aku penari tradisional di kampus jadi mau nggak mau kalo perform harus dandan sendiri, walau masih dasar.

Boleh dijabarkan tentang keahlian khususmu untuk face painting?

Menurutku, face paintingsama saja dengan melukis. Hanya kanvasnya adalah wajah atau badan kita (untuk body painting). Face paintingbisa digunakan untuk memunculkan sebuah karakter yang biasanya fantasi dan sesuai imajinasi yang tidak ada di dunia nyata. Kalo gambar di atas kertas karakter itu tidak bisa bergerak, sementara kalo kita menggambar denganface paint, kita bisa memerankan karakter tersebut sesuka hati kita. Semacam cosplay namun karakter itu bisa kita ciptakan sendiri, tidak ikut yang sudah ada di film atau komik.

Bagaimana ceritanya sehingga bisa terjun di dunia makeup, kemudian berfokus pada face painting?

Dulu awalnya dituntut bisa makeup cantik karena untuk kebutuhan perform tari tradisi. Lalu masuk ke dunia karnaval fashion (seperti Jember Fashion Carnival, namun komunitas yang saya ikuti adalah Red Batik Solo, komunitas karnaval di Kota Solo). Ketika perform karnaval, mau tidak mau makeup nya adalah makeup fantasi sesuai dengan karakter kostum yang dibawakan sehingga akhirnya belajar untukface paint. Lalu lama kelamaan menemukan keasyikan dan semakin mengembangkanface paintyang lebih ekstrem seperti sekarang.

Face painting dan beauty make up, boleh diceritakan masing-masing tentang tantangan atau perbedaan pengerjaannya antara keduanya?

Masing-masing punya kesulitannya sendiri-sendiri. Beauty makeupmau tidak mau harus membuat wajah klien menjadi cantik dan merona. Alis yang presisi, membaca kontur wajah, menemukan shade yang tepat. Lalu complexionjuga harus diperhatikan. Sementara untuk face paint kita bisa membuat sesuatu yang benar-benar berbeda dari wajah klien/model kita. Kendalanya adalah menemukan material yang tepat untukface paint. Karena belum ada produk lokal yang kualitasnya bagus dan awet untuk face paint, sementara untuk produk luar, harganya lumayan menguras kantong. Belum lagi bila ingin bermain di sfx makeup (special effect), darah palsu dan wax juga cukup mahal untuk kualitas yg bagus. Ada harga, ada rupa sih.

Darimana mendapat inspirasi untuk mengerjakan face painting?

Ide biasanya muncul dari lihat pinterest. Dan digabungkan dengan mitos atau legenda nusantara. Lalu digodok dan dihasilkan sebuah konsep yang matang. Atau bisa juga tergantung permintaan klien ingin karakter seperti apa. Kalau makeup ethnic biasanya mengembangkan pola hias dan tato nusantara. Ya, nggak jauh-jauh dari konsep lokal supaya jadi ciri khas. Ide bisa datang darimana saja sih termasuk film dan komik. Kalau saya untuk ide lebih randomdarimana datangnya.

Bagaimana proses beride hingga approval dari klien untuk face painting?

Mulai dari klien ingin makeup yang seperti apa. Lalu kami sama-sama mencari contoh gambar yang sudah ada di pinterest. Bila sudah menemukan yang sama-sama cocok, aku akan menggambar ulang di kertas kira-kira gambarnya seperti apa. Namun, dengan pengembangan. Dan bila klien setuju, maka kami akan memulai proyek tersebut. Jadi, untuk waktu mengonsep tidak cukup dalam satu atau dua hari karena butuh breakdown ide dan menemukan yang sama-sama cocok sesuai permintaan klien.

Apa saja kesulitan yang dihadapi saat memutuskan untuk terjun serius di dunia makeup?

Hal yang paling sulit adalah menemukan pasar untukface paint karena belum banyak orang yang mengenal dan tertarik pada dunia konsep dan face/body painting. Selain itu, mencari material juga belum semudah membeli makeup konvensional.

Menurutmu, skill apa saja yang harus dimiliki seorang makeup artist selain teknik dalam makeup itu sendiri?

Harus punya kreativitas yang diasah terus dan harus mau belajar terus belajar. Melihat face painter dari seluruh dunia dan mencari inspirasi untuk karya selanjutnya.

Aktivitas apa saja yang senang atau biasa kamu lakukan selain bekerja sebagai makeup artist?

Aktivitas lainnya adalah mendesain pakaian karena juga terjun di dunia karnaval. Makin tertantang untuk membuat desain kostum karnaval. Lalu, semakin ke sini, juga makin tertarik untuk desain pakaian yang ready-to-wear.

Apa tanggapanmu tentang orang-orang yang menganggap bahwa bekerja di industri kreatif itu tidak menjanjikan?

Ya, itu salah besar. Karena industri kreatif itu terus berkembang. Orang yang menganggap hal itu tidak menjanjikan bisa jadi kurang melihat dan berpengalaman dalam hal ini. Kalau ketemu orang seperti itu, diabaikan saja. Karena lebih banyak orang juga yang bisa lebih menghargai dunia kreatif seperti ini.

Dunia makeup begitu luas. Tidak sekadar untuk mempercantik penampilan sehari-hari, tapi ada banyak peruntukkan, seperti dunia yang ditekuni Maulida Agasty. Do not hesitate to chat her to discuss your makeup or face painting needs by tap on this pic below.

*Artikel ini dimuat di journal.moselo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *