Plat Nomor Ternyata Bukan Cuma Deretan Angka Ganjil-Genap

Terhitung telah beberapa bulan ini kebijakan ganjil genap berlaku di jalan protokol Jakarta. Cara untuk mengurangi kemacetan ini dinilai efektif semenjak diterapkan. Semenjak penetapan kebijakan itu tentu kamu mulai memperhatikan nomor akhir tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dan tanggal hari ini sebelum kamu berkendara.

Lalu sebenarnya, dari manakah asal muasal nomor yang melekat di kendaraan kita? Bagaimana sejarah d ibalik TNKB atau yang lebih akrab disebut plat nomor? Mari kita gali lebih dalam tentang deretan angka yang melekat di kendaraanmu itu.

Plat Nomor dalam Digit

£ 15.000.000 atau senilai 200 milyar lebih jika dirupiahkan adalah harga plat nomor termahal yang pernah ada. Plat nomor ini dimiliki oleh Afzal Khan, seorang desainer otomotif asal Inggris. Plat nomor pribadi dengan kode F1 miliknya ini pernah menjadi plat nomor termahal pada ajang lelang di tahun 2008 senilai £ 440.000 atau 86 juta rupiah dan sekarang ia hendak menjual plat tersebut.

7000 koleksi plat nomor. Di Amerika Serikat, seorang pria bernama Andrew Pang mempunyai hobi unik mengoleksi plat nomor kendaraan. Ia telah mengoleksi plat nomor dari 50 negara bagian Amerika dan 13 provinsi bagian di Kanada, Meksiko, Montenegro, dan hampir seluruh dunia.

Sejarah Lahirnya Plat Nomor

Sejak revolusi industri dimulai, beberapa negara merasa perlu mengatur regulasi yang jelas tentang kendaraan yang beredar di jalanan. Tepatnya pada tahun 1892, plat nomor mulai dicanangkan sebagai cara mengatasi masalah yang muncul dengan semakin banyaknya kendaraan bermotor yang lalu lalang di jalanan Prancis, yang ditetapkan oleh kepolisian Paris untuk pertama kali. Lalu diikuti oleh Jerman pada 1896. Namun, Belanda adalah negara pertama yang menetapkan penggunaan plat nomor secara nasional dan mengenalkan juga izin mengemudi pada tahun 1898.

Pada awal kemunculannya, bahan plat berasal dari porceline yang dibakar. Namun bahan tersebut ternyata tidak tahan lama. Lalu beberapa bahan lain pun dicoba, seperti kardus, kulit, plastik, dan selama masa peperangan menggunakan papan serat berbahan dasar kedelai digunakan karena semua timah dipergunakan untuk membuat senjata.

Plat nomor yang terbuat dari lapisan serat kacang kedelai

Di Indonesia, plat nomor terutama di pulau Jawa sendiri diwarisi dari zaman Hindia-Belanda. Di mana saat itu kendaraan milik orang Belanda dan kaum ningrat mulai berdatangan. Kode yang digunakan merupakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah Karesidenan (pembagian wilayah pada zaman Hindia Belanda). Kini wilayah Karesidenan diubah menjadi wilayah kabupaten beserta kota.

Timeline Plat Nomor

1892: Pertama kali dicetuskan di negara Prancis.

1898: Belanda negara pertama yang menggunakan plat nomor secara nasional.

1901: New York adalah kota bagian Amerika pertama yang mewajibkan mobil menggunakan plat nomor. Plat tersebut dibuat oleh perorangan dan hanya berisi inisial nama pemilikinya.

1918: Plat pertama terbuat dari piringan, namun dianggap berbahaya karena dapat menggangu udara yang masuk ke radiator.

1920: Beberapa negara memperkerjakan narapidana untuk membuat plat nomor.

1923: Produsen mobil diwajibkan untuk memasang lampu untuk menerangi plat nomor.

1932-1934: Plat terbuat dari tembaga diciptakan dan digunakan di Arizona.

1942: Plat terbuat dari porceline dibuat.

1957: Mulai dilakukan standarisasi ukuran plat nomor yang sebelumnya belum terstandarisasi.

Fakta Plat Nomor Di Indonesia

Arti Kombinasi Huruf dan Angka pada Plat Nomor

Kita mungkin berpikir 4 angka yang berjejer dalam plat nomor adalah angka yang dibuat secara asal atau tak memiliki arti yang hanya sekadar deretan angka saja. Ternyata itu salah, deretan angka tersebut mempunyai arti. Nomor polisi tersebut diberikan sesuai pendaftaran kendaraan bermotor. Nomor tersebut dialokasikan sesuai dengan kelompok jenis kendaraan. Ukuran plat nomor untuk kendaraan roda dua adalah 27,5 cm dengan lebar 11 cm. Sedangkan roda empat atau lebih adalah 43 cm dengan lebar 13,5 cm

Plat Nomor dan Agen Rahasia

Plat nomor dan agen rahasia seperti mempunyai dua keterikatan. Dibanyak film yang menceritakan tentang agen rahasia menumpas sebuah kasus besar kita akan melihat bahwa kendaraan milik mereka mempunyai banyak plat nomor. Contoh saja pada film mata-mata terkenal seperti James Bond, si agen 007 tersebut mempunyai mobil yang mampu mengganti plat nomornya secara kilat ketika dalam keadaan terdesak atau dalam pengejaran musuh. Bagi kalian yang memang penggemar dari serial film James Bond, tentu kalian tak akan lupa adegan legendaris dalam film Goldfinger tahun 1964 ketika James Bond mengendarai mobil Aston Martin dan seketika mengganti plat nomornya. Tak hanya dalam film James Bond memang plat nomor berperan penting untuk memuluskan aksi mereka mengejar musuh. Setiap aksi dalam film yang mengisahkan agen rahasia pasti memperlihatkan betapa pentingnya plat nomor dalam memuluskan aksi tokoh utama.

Mobil Aston Martin dalam film James Bond

Plat Nomor Cantik

Di jalan mungkin kamu sering melihat beberapa nomor kendaraan yang terlihat unik dan berisi nomor-nomor cantik seperti mengisyaratkan siapa pemilik mobil, jejeran angka cantik yang punya arti tersendiri bagi si pemilik kendaraan. Ternyata selain nomor yang ditetapkan oleh Kepolisian, kamu bisa memesan plat nomor cantik sesuai dengan angka yang menurut kamu istimewa. Hal itu ternyata diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 mengenai Penerimaan Negara Bukan Pajak di lingkungan Kepolisan Negara Republik Indonesia. Tentu saja untuk mewujudkan hal ini kamu perlu merogoh kocek yang tak sedikit, setidaknya kamu harus menyiapkan uang berkisar 20 juta untuk punya plat nomor sesuai dengan keinginan kamu.

Plat nomor yang kita gunakan sekarang ternyata mempunyai perjalanan panjang dalam penciptaannya. Sekarang kamu jadi tahu kan, kalo nomor dan alfabet itu bukan sesuatu asal-asalan saja. Begitu juga dengan penetapan ganjil genap yang tak asal-asalan saja ditetapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *