Setia Adhi Earns Happiness from Drawing

Setia Adhi Kurniawan menyukai visual dan tertarik mempelajari berbagai bidang. Ilustrator ini pernah terjun di dunia fotografi, menguasai videografi, dan hingga kini menekuni ilustrasi dan desain grafis. Ini adalah cerita Adhi, profesi, dan kayanya yang juga bisa kamu lihat di Moselo.

Bagaimana awal mula mempelajari ilustrasi dan desain grafis?

Awalnya sih dulu nggak mengenal istilah ilustrasi, yang saya tahu gambar saja. Tahu tentang ilustrasi itu saat mulai mengenal berbagai media. Saya sendiri berangkat dari fotografi. Dua tahun saya di studio foto, dari sana baru lah mengenal tentang seni visual. Dari sana, saya mulai mengenal wilayah lain selain fotografi, tertarik pada bidang-bidang lainnya dan saya sendiri punya basicdalam hal menggambar.

Mengapa memilih untuk berkarya di ilustrasi dan desain?

Mulanya, saya nggak tahu bahwa menggambar bisa menjadi sebuah ilustrasi, bisa sefungsional itu. Bahkan dulu nggak tahu bahwa memang ada bidang keilmuannya. Waktu itu, saya menggabungkan kemampuan menggambar dengan ilmu dan teknik di fotografi saja, akhirnya mengertilah bahwa ilustrasi adalah bagian dari seni visual, jadi makin penasaran dan menggebu-gebu.

Apa yang paling disukai dari seni visual itu sendiri?

Paling bikin saya senang sebetulnya adalah nilai dari konten visual itu sendiri, bagaimana mengkomunikasikan sebuah gagasan yang ada. Sempat ada dilema untuk memilih antara mempelajari fine art dengan desain komunikasi visual. Cukup lama saya mempertimbangkannya karena memiliki nilai masing-masing untuk diutarakan. Namun, akhirnya saya memilih belajar desain komunikasi visual karena sifatnya yang membantu orang lain untuk mengkomunikasikan sesuatu dengan visual.

Dari mana mendapat inspirasi untuk membuat ilustrasi atau desain grafis?

Dari film ada, dari keseharian juga ada. Tapi untuk industri, kan ada brief dari klien. Jadi balik lagi ke hal bagaimana kita bisa membantu mereka untuk mengkomunikasikan pesannya.

Bagaimana pendapatmu tentang orang-orang yang berpendapat bahwa kerja kreatif tidak mendatangkan uang?

Ya gapapa, itu hak semua orang. Kembali ke kebahagiaan itu sendiri. Kebahagiaan kita kan belum tentu sama seperti orang lain. Jika itu memang membahagiakan kita dan menghasilkan uang, kenapa nggak?

Fenomena apa yang kamu perhatikan dari dunia seni visual?

Saya lihat dari wilayah kesenian, sepertinya yang butuh perhatian adalah wilayah kurasi. Bukan berarti saat ini diabaikan sama sekali, tapi hanya kurang diperhatikan. Ini bukan hanya soal memilih karya, tapi tentang menerjemahkan karya dari seniman ke penikmatnya. Kurator bukan berarti harus seorang seniman. Namun, orang-orang yang bergerak di wilayah seni dan kreatif itu sendiri. Bisa berupa media, atau mungkin seperti Moselo ini. Harus ada jembatan, agar seni bisa diterjemahkan.

Tap this image below to see Adhi’s artworks!

*Artikel ini dimuat di journal.moselo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *